Posted by : Ali Imron Minggu, 26 September 2010

Kompas 26 September 2010
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Menteri Kehakiman dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberhentikan Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung dan menunjuk Wakil Jaksa Agung Darmono sebagai pelaksana tugas (plt) Jaksa Agung adalah tepat.

Namun, Yusril menasihati Presiden SBY untuk menjadi pemimpin yang berani mengambil keputusan yang tepat pada waktu yang tepat pula.

Menurut Yusril, semuanya hanyalah masalah waktu. "Penunjukan Darmono sebagai plt Jaksa Agung adalah langkah Presiden yang benar. Saya menghargai langkah Presiden SBY dan, kalau boleh menasihatkan kepada beliau, agar menjadi pemimpin itu selalu harus mampu mengambil keputusan yang tepat dan pada waktu yang tepat pula," kata Yusril kepada Tribunnews.com, Sabtu (25/9/2010).

Sering kali seorang pemimpin besar, lanjut Yusril, akhirnya jatuh dari kebesarannya karena ketika dia berhadapan dengan situasi yang sangat sulit, tiba-tiba dia mengambil langkah yang salah dan keliru yang berakibaf fatal.

"Persoalan seputar legalitas dan ilegalitas Jaksa Agung Hendarman Supandji bukanlah persoalan yang terlalu besar kalau disikapi dengan tenang, cepat, dan tepat. Tetapi kalau persoalan sederhana seperti itu dibikin menjadi ruwet, maka persoalannya menjadi melebar ke mana-mana, yang akhirnya menyulitkan Presiden sendiri," paparnya.

Yusril menambahkan, orang bijak mampu membuat persoalan ruwet menjadi sederhana. Sebaliknya, orang tidak bijak selalu membuat persoalan sederhana menjadi ruwet, seolah benang kusut yang sulit untuk diurai. (Tribunnews/Yulis)

- Copyright © OmAlie - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -